Blue Bell’s Weblog

March 15, 2008

Hanya Anugerah

Filed under: Indonesia, Renungan Harian — lydiairawati @ 11:08 pm

Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan
Ibrani 9:22

Bacaan: Efesus 2:1-10
Setahun: Hakim-hakim 13-15

Ketika berusia 24 tahun, Ernest Gordon menjadi seorang tahanan perang di bawah kekuasaan Jepang. Bersama tahanan lainnya, mereka dipaksa membangun jalan kereta api di hutan Birma. Proses ini memakan korban sekitar 16.000 jiwa. Namun, Gordon bertahan hidup, malahan ia makin meresapi arti hidup dan pengorbanan. Suatu hari, seorang rekannya menyerahkan diri agar komandannya tidak dibunuh. Akibatnya orang itu dianiaya dengan sangat kejam melalui penyaliban. Cucuran darah orang itu mengingatkannya bahwa penebusan berharga mahal.

Pada dasarnya kita semua sudah mati karena pelanggaran dan dosa. Akibatnya, kita memerlukan seseorang yang mampu menolong kita agar tetap hidup. Dalam hal ini, darah menjadi unsur terpenting sebagai syarat kehidupan. Tanpa penumpahan darah, pengampunan tidak akan terjadi. Inilah standar yang ditetapkan agar seseorang bisa dihidupkan kembali dari kematian akibat dosa.

Kebangkitan Yesus dari kematian menjawab bagaimana kita bisa memperoleh hidup. Kita tak mungkin diselamatkan karena perbuatan baik, karena kita sudah mati karena dosa. Mungkin banyak orang dikatakan “baik”. Namun, apakah yang sesungguhnya dapat disebut “baik”? Kriteria”baik” menurut kacamata Sang Penebus adalah bila seseorang percaya kepada anugerah kasih Allah dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Inilah pemberian Allah, bukan usaha kita.

Semuanya hanya oleh anugerah. Tak satu pun usaha kita bisa menyelamatkan. Setiap perbuatan baik kita hanyalah kesaksian bahwa kita sudah memiliki hidup yang baru —BL

Kita diselamatkan
hanya karena anugerah

Efesus 2:1-10
2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
2:2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.
2:3 Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain.
2:4 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita,
2:5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita–oleh kasih karunia kamu diselamatkan–
2:6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga,
2:7 supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.
2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
2:9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: