Blue Bell’s Weblog

February 23, 2008

Rekreasi

Filed under: Indonesia, Renungan Harian — lydiairawati @ 11:21 pm
Tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu;
maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan …

Keluaran 20:10


Bacaan:
Keluaran 20:8-11
Setahun: Ulangan 9-11

Seorang gadis menelepon temannya, karena mobil yang dikendarainya mogok. Tak lama kemudian, teman yang diteleponnya itu datang. “Mungkin kamu kehabisan bensin,” ujarnya. “Tidak mungkin,” kata si gadis, “aku baru saja mengisi bensin. Tadinya mobil ini berjalan lancar. Namun saat menuruni bukit, ia tersendat-sendat. Lalu terdengar bunyi keras, dan mesinnya mati.” Lalu temannya bertanya, “Kapan terakhir kali kamu mengganti oli?” Gadis itu tampak bingung. “Ganti oli? Apa maksudmu?” Rupanya, sejak membeli mobil itu dua tahun lalu, oli mobilnya tak pernah diganti. Ia bahkan tidak tahu bahwa itu perlu!

Mesin mobil yang terus bekerja tanpa diberi pelumas, lama-lama pasti rusak. Begitu pula manusia yang terus bekerja tanpa rekreasi dan istirahat, tak bisa hidup sehat. Itu sebabnya Allah menciptakan Sabat, hari untuk beristirahat. Kita perlu menyediakan satu hari seminggu untuk berhenti bekerja. Jika memiliki karyawan, mereka pun perlu kita beri kesempatan beristirahat. Beristirahat bukan berarti pasif, diam seharian. Tidak! Istirahat yang dimaksud adalah rekreasi. Kata ‘rekreasi’ (re-creation) menunjukkan saat di mana diri kita dicipta ulang, diperbarui dan disegarkan, sehingga siap lagi menghadapi tugas seminggu ke depan dengan semangat baru. Rekreasi terjadi saat jiwa kita diperbarui oleh Tuhan dalam ibadah, juga saat kita mengakrabkan diri dengan sesama di hari Sabat. Itu sebabnya setiap minggu kita perlu beribadah di gereja.

Jika akhir-akhir ini Anda mengalami kejenuhan, izinkan saya bertanya, “Kapan terakhir kali Anda benar-benar merayakan Sabat?” —JTI

Orang rajin tahu kapan harus mulai
Orang bijak tahu kapan harus berhenti

Keluaran 20:8-11
20:8 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:
20:9 enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,
20:10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.
20:11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: