Blue Bell’s Weblog

February 19, 2008

Dukungan yang salah

Filed under: Uncategorized — lydiairawati @ 5:53 am
“Bukankah engkau sekarang yang memegang kuasa raja atas Israel? Bangunlah, makanlah dan biarlah hatimu gembira! Aku akan memberikan kepadamu kebun anggur Nabot …”
1 Raja-raja 21:7

Bacaan: 1 Raja-raja 21:1-10
Setahun: Bilangan 31-33

Seorang pria dipenjara karena kredit macet. Dulu, ia orang baik-baik. Ia berubah sejak menikah. “Salah kawin,” begitu kata orang. Istrinya yang biasa bergaya hidup mewah dan serakah minta dibuatkan kartu kredit. Sang suami mendukung. Sejak memiliki kartu kredit, istrinya keranjingan menggesek “kartu ajaib”. Kapan pun, di mana pun. Akibatnya, ia berbelanja lebih banyak dari penghasilannya, hingga akhirnya terjerat utang dan dipenjara.

Memang sulit jika orang dikuasai nafsu serakah. Ia merasa apa yang dimiliki masih kurang. Ia mengingini apa yang dimiliki orang lain. Raja Ahab sudah memiliki tanah yang luas di istana, namun masih ingin merampas tanah tetangganya, Nabot. Ketika Nabot tidak bersedia menjual tanahnya, Ahab uring-uringan seperti anak kecil yang merajuk. Itulah ciri orang serakah. Tidak bisa menerima kenyataan, bahwa ia tidak bisa memiliki segalanya. Belum puas jika belum mendapatkan apa yang diinginkan. Sayangnya, Izebel—sang istri—malah memberi dukungan yang salah. Ia merancang intrik untuk merebut tanah Nabot demi suaminya. Akibatnya, Tuhan memberikan hukuman yang berat (ayat 21-24). Tuhan menyalahkan Ahab karena mau menerima dukungan yang salah!

Berhati-hatilah ketika menerima dukungan orang lain! Jangan sampai kita menerima dukungan yang salah, yang menghanyutkan kita ke dalam dosa. Sebaliknya, berterimakasihlah kepada orang yang berani menegur saat kita berbuat dosa, yang berani menentang saat jalan kita serong. Kerap kali Allah memakai mereka untuk membawa kita kembali ke jalan-Nya —JTI

Seorang kawan memukul dengan maksud baik …
seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah (Amsal 27:6)

1 Raja-raja 21:1-10
21:1 Sesudah itu terjadilah hal yang berikut. Nabot, orang Yizreel, mempunyai kebun anggur di Yizreel, di samping istana Ahab, raja Samaria.
21:2 Berkatalah Ahab kepada Nabot: “Berikanlah kepadaku kebun anggurmu itu, supaya kujadikan kebun sayur, sebab letaknya dekat rumahku. Aku akan memberikan kepadamu kebun anggur yang lebih baik dari pada itu sebagai gantinya, atau jikalau engkau lebih suka, aku akan membayar harganya kepadamu dengan uang.”
21:3 Jawab Nabot kepada Ahab: “Kiranya TUHAN menghindarkan aku dari pada memberikan milik pusaka nenek moyangku kepadamu!”
21:4 Lalu masuklah Ahab ke dalam istananya dengan kesal hati dan gusar karena perkataan yang dikatakan Nabot, orang Yizreel itu, kepadanya: “Tidak akan kuberikan kepadamu milik pusaka nenek moyangku.” Maka berbaringlah ia di tempat tidurnya dan menelungkupkan mukanya dan tidak mau makan.
21:5 Lalu datanglah Izebel, isterinya, dan berkata kepadanya: “Apa sebabnya hatimu kesal, sehingga engkau tidak makan?”
21:6 Lalu jawabnya kepadanya: “Sebab aku telah berkata kepada Nabot, orang Yizreel itu: Berikanlah kepadaku kebun anggurmu dengan bayaran uang atau jika engkau lebih suka, aku akan memberikan kebun anggur kepadamu sebagai gantinya. Tetapi sahutnya: Tidak akan kuberikan kepadamu kebun anggurku itu.”
21:7 Kata Izebel, isterinya, kepadanya: “Bukankah engkau sekarang yang memegang kuasa raja atas Israel? Bangunlah, makanlah dan biarlah hatimu gembira! Aku akan memberikan kepadamu kebun anggur Nabot, orang Yizreel itu.”
21:8 Kemudian ia menulis surat atas nama Ahab, memeteraikannya dengan meterai raja, lalu mengirim surat itu kepada tua-tua dan pemuka-pemuka yang diam sekota dengan Nabot.
21:9 Dalam surat itu ditulisnya demikian: “Maklumkanlah puasa dan suruhlah Nabot duduk paling depan di antara rakyat.
21:10 Suruh jugalah dua orang dursila duduk menghadapinya, dan mereka harus naik saksi terhadap dia, dengan mengatakan: Engkau telah mengutuk Allah dan raja. Sesudah itu bawalah dia ke luar dan lemparilah dia dengan batu sampai mati.”

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: