Blue Bell’s Weblog

January 20, 2008

Keputusan Sang Ayah

Filed under: Indonesia, Renungan Harian — lydiairawati @ 12:37 am
Akan tetapi, Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita dalam hal ini: Ketika kita masih berdosa, Kristus telah mati untuk kita
Roma 5:8

Bacaan: Roma 5:6-9
Setahun: Keluaran 8-10

Seorang pembicara mengangkat sebuah ilustrasi. “Seorang ayah, anaknya, dan teman anaknya berlayar ke Samudra Pasifik. Namun, ombak dan badai menyerang sehingga mereka terlempar ke laut. Karena hanya punya satu tali penyelamat, sang ayah harus memutuskan siapa yang akan ia tolong. Anaknya adalah seorang pengikut Kristus, sedangkan teman anaknya bukan. Akhirnya ia berteriak, ‘Aku mengasihimu, anakku!’ dan melemparkan tali itu kepada teman anaknya. Saat itu juga, anaknya menghilang ditelan gelombang. Begitu besarnya pula kasih Allah, sehingga Dia melakukan hal yang sama kepada kita.”

Usai kebaktian, dua remaja menghampiri si pembicara. “Saya pikir tidak realistis bila sang ayah mengorbankan anaknya dengan berharap teman anaknya itu akan mengikut Kristus.” “Benar sekali,” jawab si pembicara. “Tetapi sebesar itulah kasih Allah, buktinya … sayalah teman si anak itu.”

Roma 5:8 mengatakan kepada kita, “Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita dalam hal ini: Ketika kita masih berdosa, Kristus telah mati untuk kita.” Ya, Yesus telah mati untuk semua orang, termasuk orang-orang yang belum percaya kepada Kristus. Oleh karena itu, kita yang sudah menerima keselamatan harus selalu mengingat mandat Allah bagi kita untuk “menjadikan semua bangsa murid-Ku” (Matius 28:19). Saat ini, pintu kemurahan Allah masih terbuka. Marilah kita bersaksi tentang cinta-Nya kepada orang-orang yang kita jumpai di sepanjang perjalanan hidup ini. Dia telah mengurbankan hidup-Nya agar seluruh isi dunia beroleh hidup yang kekal! —SST


TAK ADA YANG DAPAT MENANDINGI BESARNYA KASIH ALLAH

Roma 5:6-9
5:6 Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah.
5:7 Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar–tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati–.
5:8 Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.
5:9 Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: