Blue Bell’s Weblog

December 23, 2007

Orang yang dilupakan

Filed under: Indonesia, Renungan Harian — lydiairawati @ 11:35 pm
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri
Amsal 3:5

Bacaan: Matius 1:18-25
Setahun: Habakuk 1-3; Wahyu 15

Di tengah-tengah semua kegiatan Natal , ada satu orang yang kerap kali dilupakan.

Bukan, yang saya maksudkan bukanlah orang yang kita rayakan ulang tahunnya. Meskipun kita sering kurang memberi Yesus tempat utama yang patut diterima-Nya, kita biasanya tidak melupakan-Nya. Yang saya maksudkan adalah Yusuf—orang yang begitu dipercaya Allah sehingga Dia menempatkan Putra-Nya di keluarganya untuk dikasihi dan diasuh. Sungguh besar tanggung jawab itu!

Yusuf benar-benar orang yang dilupakan dalam kisah Natal. Namun, tugasnya merupakan unsur penting dalam rencana Allah yang luar biasa. Ketika kita membaca kisah kelahiran Yesus, kita mengetahui bahwa Yusuf adalah orang yang lurus, adil, berbelas kasihan, melindungi, dan berani. Namun, lebih dari semua itu—ia taat. Ketika malaikat mengatakan kepadanya untuk memperistri Maria, ia menaatinya (Matius 1:24). Dan ketika malaikat mengatakan padanya untuk melarikan diri ke Mesir dengan Maria dan Yesus, ia melakukannya (2:13,14).

Sebagaimana Maria dipilih dengan teliti untuk mengandung Putra Allah, Yusuf pun dengan sengaja dipilih untuk mencukupi kebutuhan istrinya yang masih muda dan bayi Kristus. Dan dengan memercayai Allah, Yusuf mengikuti apa saja yang Allah minta agar ia lakukan.

Apa yang Allah minta dari Anda hari ini? Apakah Anda mau berjanji untuk melakukan apa yang Dia ingin Anda lakukan?

Kita dapat banyak belajar tentang ketaatan dari Yusuf, orang yang dilupakan pada hari Natal —CHK

Bukti kasih kita pada Allah adalah
ketaatan kita pada perintah-perintah Allah

Matius 1:18-25
1:18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
1:19 Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.
1:20 Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
1:21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”
1:22 Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:
1:23 “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita.
1:24 Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,
1:25 tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: