Blue Bell’s Weblog

December 15, 2007

Butuh Tuhan dan orang lain

Filed under: Indonesia, Renungan Harian — lydiairawati @ 4:44 am

[CENTER][i]Perhatikanlah teriakku minta tolong, ya Rajaku dan Allahku, sebab kepada-Mulah aku berdoa[/i]
[b]Mazmur 5:3
[/b][/CENTER]
[b]
Bacaan:[/b] Pengkhotbah 4:9-12
[b]Setahun:[/b] Amos 1-3; Wahyu 6

Pada tahun 2006, ketika mempromosikan film Rocky Balboa, Sylvester Stallone mengejutkan orang-orang kristiani dengan apa yang diungkapkannya. Ia mengatakan bahwa imannya kepada Yesus Kristus tidak hanya memengaruhi penulisan film Rocky-nya yang pertama, tetapi bahwa keputusannya untuk menciptakan film yang terakhir diilhami oleh masuknya ia kembali ke dalam kekristenan. Sebagai bagian dari perubahan itu, Stallone menyadari bahwa dulu pilihan buruk telah menuntun hidupnya—yaitu percaya pada kemampuan diri sendiri. Ia berkata, “Kita memerlukan keahlian dan bimbingan orang lain.” Stallone belajar suatu hal yang mulai diakui oleh banyak orang—kita semua membutuhkan Allah dan orang-orang lain.

Alkitab menegaskan bahwa kita membutuhkan Allah dan orang lain. Daud telah mengungkapkan kepercayaannya kepada Allah dengan berseru dan memohon kepada-Nya di dalam doa. “Perhatikanlah teriakku minta tolong, ya Rajaku dan Allahku, sebab kepada-Mulah aku berdoa” (Mazmur 5:3). Dan di dalam kitab Pengkhotbah kita membaca bahwa Salomo menganjurkan supaya kita tidak menggantungkan hidup kita sepenuhnya kepada orang lain. Sebenarnya, ia mengatakan bahwa sikap saling menolong dapat menguatkan kita, tetapi individualisme dan percaya pada kemampuan diri sendiri itu berbahaya serta melemahkan. Berdua lebih baik daripada seorang diri (4:9-12).

Allah menciptakan kita untuk hadir satu sama lain. Marilah dengan penuh gairah kita bergantung kepada kuasa-Nya dan menerima bantuan orang-orang lain —MLW
[CENTER]
[b]
Kita dapat berjalan lebih jauh bersama-sama daripada jika pergi sendirian[/b]
[/CENTER]
[b]Pengkhotbah 4:9-12[/b]
4:9 Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka.
4:10 Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!
4:11 Juga kalau orang tidur berdua, mereka menjadi panas, tetapi bagaimana seorang saja dapat menjadi panas?
4:12 Dan bilamana seorang dapat dikalahkan, dua orang akan dapat bertahan. Tali tiga lembar tak mudah diputuskan.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: