Blue Bell’s Weblog

December 4, 2007

Belas Kasih yang Aktif

Filed under: Indonesia, Renungan Harian — lydiairawati @ 3:43 am

Marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran
1 Yohanes 3:18

Bacaan: 1 Yohanes 3:16-24
Setahun: Yehezkiel 47-48; 1 Yohanes 3

Ketika masuk kantor di pagi hari, saya kerap menemukan kejutan di meja saya. Beberapa waktu lalu, kejutan itu berupa cangkir kopi bergambar bunga matahari yang diberikan seorang rekan kantor. Ia melihatnya di sebuah toko dan ia tahu, cangkir itu akan membuat istri saya senang—jadi ia membelinya lalu meninggalkannya di meja saya dengan disertai kalimat penyemangat.

Dengan senang hati saya membawa pulang hadiah itu untuk istri saya Sue, dan memberikannya atas nama wanita yang ingin menyemangatinya.

Orang itu mungkin betul-betul memikirkan istri saya. Ia mungkin telah membicarakan istri saya secara positif dengan orang lain. Namun, itu tentu berbeda dengan dorongan semangat yang ditimbulkan suatu tindakan.

Dalam 1 Yohanes 3:18, Yohanes membahas apa yang harus kita lakukan bila melihat orang lain memerlukan bantuan kita. Ia mengatakan, kita harus mempunyai belas kasihan yang aktif: “Marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan.” Kalau kita melihat seseorang memerlukan bantuan kita, membicarakan hal itu memang hal yang baik. Akan tetapi, kita juga harus melakukan sesuatu untuk menolongnya. Kita diperintahkan: “Hendaklah kita menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja” (Yakobus 1:22).

Mintalah Roh Kudus menaruh seseorang di dalam hati Anda, yang dapat Anda tolong dalam nama Yesus. Lalu ambillah tindakan. Buatlah perbedaan pada hari ini. Kirimkan kartu. Berikanlah hadiah. Ajaklah berjalan-jalan. Teleponlah. Kasih yang diwujudkan dalam tindakan adalah kasih sejati —JDB

Belas kasihan adalah kasih dalam tindakan

1 Yohanes 3:16-24
3:16 Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.
3:17 Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?
3:18 Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.
3:19 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah,
3:20 sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu.
3:21 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Allah,
3:22 dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.
3:23 Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita.
3:24 Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: