Blue Bell’s Weblog

November 20, 2007

Menjauhlah

Filed under: Indonesia, Renungan Harian — lydiairawati @ 7:58 am

Janganlah terbawa-bawa ke dalam dosa orang lain
1 Timotius 5:22

Bacaan: 1 Timotius 5:17-25
Setahun: Yehezkiel 14-15; Yakobus 2

Seorang pria kristiani di lingkungan kami menerima promosi yang memberinya penghasilan yang jauh lebih besar. Teman-teman sesama tenaga penjual mendesak agar ia menaikkan gaya hidupnya dengan membeli banyak barang menggunakan kartu kredit. Ia melakukan apa pun yang dilakukan orang lain, misalnya liburan main ski sekeluarga, naik kapal pesiar, membeli perabot baru, melakukan perjalanan belanja yang mewah.

Kemudian penjualan surut, dan gajinya turun. Tekanan itu mengakibatkan ketegangan hebat dalam pernikahannya. Teman-temannya menganjurkan agar ia mengikuti apa yang mereka lakukan: mengakali laporan biaya operasional dan laporan penjualannya. Ia mengikuti anjuran mereka, tetapi ia kemudian diliputi kecemasan dan rasa bersalah.

Seorang sahabat kristiani yang bijaksana mengamati ketegangan yang dialaminya dan berdoa untuknya. Ia kemudian menganjurkan agar ia berani menghadapi kenyataan. Orang percaya yang sedang menderita itu akhirnya berseru kepada Allah dalam rasa malu dan penyesalan. Ia mengakui dosanya, membereskan masalahnya dengan perusahaan, dan membicarakan hal itu dengan istrinya. Kedamaian akhirnya kembali hadir dalam hidupnya.

Ajaran Paulus kepada para penatua dalam bacaan hari ini berlaku untuk semua orang yang percaya kepada Yesus Kristus. Ketika sedemikian banyak budaya di dunia digerakkan oleh kesombongan dan ketamakan, ajaran sang rasul agar tidak “terbawa-bawa ke dalam dosa orang lain” (ayat 22) sangatlah tepat.

Ketika kita tergoda untuk bergabung dengan orang lain dalam perbuatan yang salah, menjauhlah! —DCE


TAK SEORANG PUN YANG MENGIKUTI KRISTUS
AKAN TERPISAH DARI ALLAH


1 Timotius 5:17-25

5:17 Penatua-penatua yang baik pimpinannya patut dihormati dua kali lipat, terutama mereka yang dengan jerih payah berkhotbah dan mengajar.
5:18 Bukankah Kitab Suci berkata: “Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik,” dan lagi “seorang pekerja patut mendapat upahnya.”
5:19 Janganlah engkau menerima tuduhan atas seorang penatua kecuali kalau didukung dua atau tiga orang saksi.
5:20 Mereka yang berbuat dosa hendaklah kautegor di depan semua orang agar yang lain itupun takut.
5:21 Di hadapan Allah dan Kristus Yesus dan malaikat-malaikat pilihan-Nya kupesankan dengan sungguh kepadamu: camkanlah petunjuk ini tanpa prasangka dan bertindaklah dalam segala sesuatu tanpa memihak.
5:22 Janganlah engkau terburu-buru menumpangkan tangan atas seseorang dan janganlah terbawa-bawa ke dalam dosa orang lain. Jagalah kemurnian dirimu.
5:23 Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah.
5:24 Dosa beberapa orang menyolok, seakan-akan mendahului mereka ke pengadilan, tetapi dosa beberapa orang lagi baru menjadi nyata kemudian.
5:25 Demikianpun perbuatan baik itu segera nyata dan kalau tidak demikian, ia tidak dapat terus tinggal tersembunyi.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: