Blue Bell’s Weblog

October 24, 2007

-= Mendorong PerTumbuhan =-

Filed under: Indonesia, Renungan Harian — lydiairawati @ 11:42 pm

Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi … ganjaran itu menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya (Ibrani 12:11)
Bacaan: Ibrani 12:7-11
Setahun: Yeremia 6-8; 1 Timotius 5

Paman saya, Lester, yang tinggal di Florida, merasa kecewa karena pohon jeruk balinya tidak berbuah banyak. Lalu ia diberi tahu bahwa ia perlu memukul batang pohon itu beberapa kali menggunakan sebuah papan.

Rupanya, cara mendorong pertumbuhan yang tidak lazim ini ada benarnya juga. Seorang pakar berkebun berkata, “Terkadang, hormon yang mendorong munculnya bunga di pohon itu sepertinya terhambat, sehingga tidak ada bunga yang muncul. Hati-hati, piculah pohon itu untuk berbunga dengan cara mengejutkannya. Pukullah batang pohonnya … beberapa kali, sampai muncul memar kecil di kulit batangnya.” Saran ini ternyata dapat merangsang pertumbuhan.

Ketika berbagai-bagai masalah datang dalam kehidupan ini, kita terkadang merasa seperti dipukul dari samping. Kita merasa putus asa dan bertanya-tanya, Mengapa hal ini terjadi kepada saya?

Salah satu kemungkinannya adalah Allah sedang menggunakan sebuah pengalaman menyakitkan untuk menarik perhatian kita. Dalam Mazmur 119:71, Daud menulis, “Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu.” Selain itu, Ibrani 12:11 berkata bahwa ganjaran “menghasilkan buah kebenaran”.

Apakah Allah sedang menggunakan penderitaan hidup untuk membujuk Anda dengan penuh kasih agar Anda berubah? Musim kesulitan mungkin tidak mudah, tetapi jika kita mengizinkan diri kita dilatih oleh kesulitan itu, pertumbuhan yang baru akan terjadi pada saat kita semakin menjadi seperti Putra-Nya (Filipi 3:10) —CHK

BAGI UMAT ALLAH, PENDERITAAN DAPAT MENJADI PISAU PEMBABAT
yang MENYIAPKAN KITA AGAR BERBUAH LEBIH BANYAK

Ibrani 12:7-11

12:7 Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?
12:8 Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang.
12:9 Selanjutnya: dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada Bapa segala roh, supaya kita boleh hidup?
12:10 Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.
12:11 Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: