Blue Bell’s Weblog

October 6, 2007

-= I’m Not Virgin Anymore ! =-

Filed under: ChRisTian, SToRy — lydiairawati @ 7:44 pm

Pernah denger kalimat seperti itu terlontar dari mulut seorang gadis ? Atau mungkin kalimat seperti ini, “Gw udah ML (making love) kok ma cewe gw”, dari mulut seorang lelaki lajang ?

Serius, intensitas kalimat seperti ini semakin sering gw denger dari teman dan rekan yang berseliweran di sisi kanan dan kiri gw saat ini. Parahnya lagi hal ini tidak hanya diakui oleh orang-orang yang jarang bergereja but oleh pelayan-pelayan Tuhan yang sering berdiri diatas mimbar gereja !

Segitu rendahkah hadirat Allah ? Segitu rendahkan arti sebuah virginitas ? Dan segitu gampangkah arti sebuah sex ?

Sex itu adalah sesuatu yang kudus. Kalo dia sembarangan, tentu God ga akan menempatkan sex sebagai alat untuk memuliakan namaNya (memberi manusia keturunan yang akan menaklukkan dunia).

Kejadian 1 : 28 a, “Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu.”

Pergeseran nilai dan budaya yang terjadi di dunia sering kali menimbulkan toleransi-toleransi yang kemudian diadopsi oleh manusia secara acak dan tanpa dinalar secara mendalam dengan hati nurani yang bijaksana. Jika dahulu, pegangan tangan or kissing dalam pacaran dianggap tabu … sekarang kegiatan sex yang notabene hak orang yang udah merit pun bisa dibawa ke dalam area pacaran ?

Kejadian 2 : 24, “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.”

Toleransi salah kaprah yang diambil oleh manusia dalam hidupnya itulah yang sedang menyeret manusia ke dalam dosa tanpa dia sadari. Iblis sebagai bapa penipu selalu memberi pemandangan indah di mata manusia seumpana screen saver yang ada di dalam komputer. Memang begitu tampak indah di muka, di penglihatan sesaat, tapi jika yang nyata tiba … habis sudah segala keindahan tersebut.

“Ga pa pa lah nglakuin sex sebelum merit, toh nantinya memang kami akan menikah.”

“Kan kita udah tunangan, so nyoba dulu boleh dong ?”

“Ga gaul amit sie, masa pacaran cuma pandang-pandangan dari jauh doang ? Peluk dong, cium kek … so what gitu loh ?”

Well, seribu kalimat toleransi lain mungkin akan begitu gampang diucapkan saat ini. MBA (merit by accident) rasanya juga bukan hal yang awam terdengar di telinga kita sekarang. Segala sesuatu yang menyangkut sex, seperti sebuah candu yang lama-lama menjadi sebuah tradisi baru, umumnya di kalangan para remaja.

Benarkah dengan sex sebuah hubungan pacaran bisa berakhir langgeng ? Gw bilang sie NO ! Ga ada ceritanya dengan sex trus sebuah hubungan (yang masih dalam taraf pacaran or tunangan) bisa terus berlanjut sampai kakek nenek. Yang ada justru itulah (sex before merit) akar perusak dari sebuah hubungan (pacaran or tunangan).

Ingat kisah Amnon dan Tamar ?

2 Samuel 13 : 2, “Hati Amnon sangat tergoda, sehingga ia jatuh sakit karena Tamar, saudaranya itu, sebab anak perempuan itu masih perawan dan menurut anggapan Amnon mustahil untuk melakukan sesuatu terhadap dia.”

2 Samuel 13 : 14, “Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan perkataannya, dan sebab ia lebih kuat dari padanya, diperkosanyalah dia, lalu tidur dengan dia.”

2 Samuel 13 : 15, “Kemudian timbullah kebencian yang sangat besar pada Amnon terhadap gadis itu, bahkan lebih besar benci yang dirasanya kepada gadis itu dari pada cinta yang dirasanya sebelumnya. Lalu Amnon berkata kepadanya: “Bangunlah, enyahlah!”

Ketika Tamar masih perawan, Amnon begitu mencintai gadis ini hingga membawanya ke sakit secara jasmani. Dengan berbagai upaya diusahakannya agar dia bisa bertemu dengan gadis itu sampai membohongi raja (2 Samuel 13 : 6). Tapi begitu dia sudah mendapatkan ke-virgin-an Tamar, eh kok malah kebencian yang ada setelahnya ? Bukannya tambah cinta bukan ? Rite ! Karena virgin itu memang benar sebuah kekudusan yang harus dijaga dari seorang wanita sampai dia menikah. Dan hanya laki-laki yang berstatus suaminya yang pantas untuk menadapatkan virginitas dari wanita yang disebut istrinya.

Sex is not a game. Yang layak dinikmati kapan saja, dimana saja, dan juga dengan siapa saja. Sex itu mutlak diciptakan oleh God untuk seorang laki-laki dan wanita yang sudah melakukan pernikahan kudus. Bukan buat seseorang yang sedang dalam taraf pacaran, tunagan ataupun juga bukan untuk kepuasan diri sendiri (istilahnya onani or masturbasi yang artinya seseorang bisa menikmati kepuasan sex dengan melakukan eksperimen pada organ genitalnya sendiri ?).

So guys, kalo loe cowo and lagi ga tahan buat ga nglakuin ML ma cewe loe … STOP right now ! Jika loe pingin dapet sesuatu yang istimewa saat malam pertama loe, ya jangan rusak virginitas dari seorang cewe dong. And buat loe cewe, jagalah virginity loe sampai titik darah penghabisan loe (hehehe), buat orang yang tepat and udah sah sebagai suami loe.

Sesuatu itu akan menjadi berharga jika ada di saat yang tepat, untuk orang yang tepat dan ada di tempat yang tepat !

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: