Blue Bell’s Weblog

October 4, 2007

-= Inilah 9 Pikiran Bohong Pria Tentang Wanita =-

Filed under: Motivation & Inspiration, SToRy — lydiairawati @ 10:16 pm

Memang banyak wanita yang mengaku telah memegang konsep kebohongan dalam pikiran mereka tentang pria, sementara sejumlah pria saya dengar merasa “ditampar-tampar”

Saya tidak menulis artikel ini untuk sejumlah kualitas dan cara berpikir sehat para pria dan wanita yang sudah sabar menunggu adanya hubungan yang sehat, bukan juga maksud saya untuk merendahkan pria atau wanita. Pada kenyataannya, saya telah menjadi penonton diri saya sendiri di masa lalu, menemukan kebenaran di jalan yang sulit. Pada kenyataannya, saat ini pria dan wanita Kristen yang pergi berkencan keluar telah menjalani pertemuan dengan semua cara berpikir yang salah dalam hubungan mereka. Harapan saya adalah menolong individu ini mengenali semua kebohongan dalam konsep berpikir mereka, sebelum semuanya terlambat, karena mereka telah menghancurkan hidup dan juga keluarga.

Untuk artikel pria ini, saya mempekerjakan dukungan dari teman-teman pria dan orang yang saya kasihi, khususnya suami tercinta saya, Steve.

Pria memegang kebohongan tentang wanita dalam pikirannya meliputi hal ini :

Kebohongan pertama : Wanita bercumbu dengan saya karena dia pikir saya hebat

Walaupun hal itu terlihat lucu dan tidak bersalah, percumbuan bukanlah tindakan dimana wanita mencoba untuk menarik perhatian kata hati seorang pria. Kebanyakan wanita yang bercumbu adalah untuk mencari perhatian. Mengapa? Sepertinya dia memiliki gambaran diri yang buruk dan dia mencari pukulan positif, atau dia putus asa mencari persetujuan dimana dia tidak menerima dari ayahnya. Masalahnya adalah, wanita yang bercumbu seringkali mengalami masa yang sulit untuk meninggalkan sifat itu ketika mereka akhirnya menikah, dan mereka merasa tidak pantas (dan bahayanya) melanjutkan mencari persetujuan dari pria lama setelah merngatakan : “Saya bersedia”. Dan juga, wanita yang memerlukan tipe perhatian seperti ini dapat cenderung menjadi seorang yang butuh banyak “perawatan” dalam membian hubungan, selalu memahat lebih banyak perhatian.

Kebohongan kedua : Dia tidak menyadari bagaimana dia menyingkapkan bajunya yang dilakukan pada saya

Lebih menyerupai dibanding tidak, ketika wanita membeli busana dia sesungguhnya berpikir tentang bagaimana anda (dan setiap pria lainnya) akan menjatuhkan rahangnya (ngiler) sewaktu dia berjalan. Sementara banyak wanita tidak menyadari stimulasi visual pria yang bisa berkembang kemana-mana (amat berbeda dengan apa yang dialami wanita), anda harus mengetahui apa yang sesungguhnya mereka lakukan pada anda. Itu disebut sebagai meletakkan diri anda dibawah serangan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dari anda. Kitab Amsal menyebut hal ini sebagai “godaan” dengan peringatan yang jelas : ”Karena perempuan jalang adalah lobang yang dalam, dan perempuan asing adalah sumur yang sempit. Bahkan, seperti penyamun ia menghadang, dan memperbanyak pengkhianat di antara manusia. (Amsal 23:27-28)

Kebohongan ketiga : Wanita yang kurang iman tidak akan membuat saya merosot

Salomo, orang dan raja paling bijaksana yang pernah hidup, jatuh akibat kebohongan ini. Mungkin terpikir dia ini lebih pandai disbanding pujian yang Tuhan berikan padanya, Salomo dengan bandel mengabaikan peringatan Tuhan untuk tidak menikahi wanita penyembah berhala asal negeri lain karena mereka dapat membalikkan hatinya kepada dewa-dewa mereka. Cukup meyakinkan, ini sesungguhnya yang terjadi – dan ini harganya amat mahal baginya. Jadi jika orang paling bijaksana yang pernah hidup, orang yang telah dikunjungi sendiri oleh Tuhan dalam dua kejadian berbeda dan bahkan membangun Bait Allah, tidak cukup kuat untuk tetap menyembah Tuhan sementara hidup dengan wanita yang tidak percaya pada Tuhan, bagaimana anda bisa tampil beda dengan kebohongan seperti ini?.

Kebohongan keempat : Dia sedikit dibutuhkan namun saya senang dibutuhkan. Dia akan mapan setelah kami menikah

Berdasarkan studi, pria berkembang dalam kondisi dibutuhkan, namun hal itu dapat berakhir dalam masalah. Banyak wanita diluar sana putus asa untuk dinikahi. Adalah satu hal bagi wanita untuk menikmati kebersamaan dengan anda dan untuk tergantung pada anda sewaktu-waktu untuk dukungan emosional, atau untuk menolong dengan hal-hal yang pasti (seperti mengganti oli mobilnya atau memotong halaman rumput), namun mengenai kebutuhan emosional, tidaklah sehat dan tidak bertambah lebih baik kalau dia mendapatkan bantuan. Wanita mungkin memiliki sejumlah “lubang” dimana dia menghararkan anda untuk mengisi apa yang tidak akan pernah anda lakukan, tidak masalah berapa banyak waktu, cinta, atau kata-kata dukungan yang anda berikan padanya, karena anda bukanlah jawaban bagi pencariannya. Setelah pernikahan, anda akan mengecewakan dia karena anda tidak dapat melakukannya atau menjadi cukup, dan dia bisa saja berbalik pada hal lain untuk kemapanan – makanan, pria lain, alcohol, atau belanja.

5. Jika wanita tahu siapa saya sesungguhnya, dia tidak akan menginginkan saya

Ketakutan ini dipegang banyak pria dalam siklus ketika mereka memberitahukan wanita apa yang mereka ingin dengarkan daripada menjadi terbuka dan jujur tentang siapa mereka sebenarnya. Ini seperti membangun hubungan dengan kebohongan sejak dari awalnya, dan kelak meningkatkan peluang kegagalan. Itu juga akan meningkatkan kekuatiran terhadap ekspos dan penolakan. Wanita yang anda kencani perlu tahu siapa anda sesungguhnya dan orang macam apa yang dia bersedia memberikan cintanya. Tidaklah adil untuk meberikan wanita harapan palsu. Sebagai contoh, pergi ke gereja dengannya sebelum anda menikah tanpa maksud untuk melanjutkan hubungan bukanlah suatu pertunjukan kejujuran dari seorang pria. Jika dia adalah seorang calon untuk anda dan dia menjalankannya dibawah kasih karunia Tuhan, dia akan mengasihi dan menerima anda apa adanya.

Kebohongan keenam : Si wanita tidak akan sekedar mengencani saya untuk alasan financial

Pikirkan kembali. Kebutuhan terbesar seorang wanita adalah keamanan, ini berdasarkan sebuah studi. Itu tidak berarti bahwa semua wanita adalah penggali emas, namun anda harus waspada pada motif-motif ini. Ada banyak kebingungan tentang pola pikir wanita secara finansial bahwa menikahi seseorang yang mapan secara finansial akan menyelesaikan semua masalah mereka, apakah ini pria yang cocok baginya atau tidak. Ini tidak menguntungkan karena hubungan dibangun dari motivasi yang salah, dan sepertinya akan sangat mengecewakan.

Bagaimana anda dapat tahu dengan yakin? Anda tidak dapat tahu pasti. Namun anda dapat menyaksikan beberapa faktor. Apakah dia pengurus yang baik dari uangnya sendiri?. Apakah dia stabil secara finansialnya? . Apakah dia memberi tanda cita rasa mahal yang diluar batas anggaran?. Apakah dia memberi fokus pada kurangnya kemampuan mengelola masalah keuangannya? . Apakah dia memberi fokus pada gaya hidup nyaman anda? Jika anda memperhatikan, pastikan untuk pendekatan masalah ini secara pribadi dengan konselor pembimbing pra nikah anda (seperti pendeta) untuk mendapatkan beberapa pertolongan yang obyektif untuk melihat motif sesungguhnya. Ini mungkin kedengarannya kasar, namun anda tentu tidak inguin mengambil resiko menikahi seorang wanita yang hanya mencintai anda karena uang bukan?.

Kebohongan ketujuh : Ketika saya menikahi seorang wanita, problem nafsu birahi akan selesai

Ini adalah kesalahan normal yang dibuat banyak pria, khususnya seseorang yang menunggu untuk bisa melakukan hubungan seks hingga pernikahan. Mereka pikir “ketika saya bisa berhubungan seks dengan istri saya, saya tidak akan lagi tergoda oleh pornografi atau pengalaman menikmati hawa nafsu lainnya karena saya akan punya tempat pelepasan untuk energi seksual saya.” Saya pikir semua pria menikah yang jujur akan mengatakan pada anda bahwa pernikahan bukanlah penyelesaian masalah nafsu. Dalam beberapa kasus, itu akan menyakiti hati. Ini terutama pada fakta bahwa hawa nafsu bukanlah masalah seksual. Ini adalah masalah hati. Dan seperti suatu api, ketika anda mulai memberinya makan, maka api akan semakin panas dan lapar menyala, tidak terpuaskan. Ketika seorang pria menikah, dia mungkin lebih terfokus pada seks dan dapat terus memberi makan apinya (pikiran nafsunya) dengan gambaran dan fantasi.

Masalah lainnya adalah bahwa banyak pria masuk dalam pernikahan mengharapkan istrinya menjadi dewi seks – siap setiap saat hanya dengan isyarat dan panggilan untuk permainan cinta. Berapa banyak pria telah kecewa ketika menemukan bahwa seks dalam pernikahan tidaklah meluap-luap seperti yang mereka harapkan. Masalah hubungan, dorongan seks rendah, sibuknya jadwal, interupsi dari anak-anak dan masalah fisik semua dapat menjadi faktor pengganggu. Hal terbaik adalah mulai untuk mematikan api nafsu dan itu akan mati secara perlahan. Dapatkan kekang dalam pikiran anda dan sesuatu lain yang bisa anda cari. Seperti kata Alkitab, jika ada godaan segeralah lari.

Kebohongan kedelapan : Wanita sedikit mengomel, namun wanita mana yang tidak mengomel.

Wanita yang mengomel lebih dari sesekali adalah wanita yang memiliki masalah pengendalian diri. Jika anda ingin menjadi keibuan selama sisa hidup anda, melangkahlah terus dan terima tantangan itu. Jika tidak, pastikan si wanita memperbaiki masalah pengendalian dirinya sebelum melakukan pernikahan, atau beralihlah hingga anda menemui wanita lain yang lebih tenang dan tidak membutuhkan penanganan khusus bagi hidup anda.

Kebohongan kesembilan : Masa lalunya adalah masa lalunya – saya tidak perlu tahu.

Salah! Masa lalunya menjadi masa lalu anda. Anda perlu menggali dan menemukan masa lalunya selama hubungan kencan untuk melihat jika ada isu penting bersembunyi diantara kedalaman air dan permukaan. Bagaimana hubungan si wanita dengan ayahnya?. Apakah dia pernah mengalami pelecehan seksual atau kekerasan?. Bagaimana pria telah memperlakukan dirinya di hubungan sebelumnya? Bagaimana dia memperlakukan pria di masa lalunya?. Semua ini perlu anda ketahui sekarang, atau anda akan terkejut dan dipengaruhi secara mendalam ketika menemui rintangan jalan yang besar dan tulang rangka masa lalu muncul dalam masalah seksual dan keintiman secara emosional.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: