Blue Bell’s Weblog

September 26, 2007

-= Keringat berlebih (hiperhidrosis) =-

Filed under: Kesehatan — lydiairawati @ 4:32 am

Umumnya keringat diproduksi karena rangsang panas/suhu disekitar. Hal ini dilakukan tubuh sebagai mekanisme pertahanan tubuh untuk mempertahankan kelembaban kulit. Selain itu, keringat juga dapat diproduksi akibat adanya rangsangan emosi seperti rasa takut atau gugup. Dengan kata lain, faktor yang dapat mempengaruhi produksi keringat meliputi faktor lingkungan (suhu) serta faktor internal (yang ada pada individu itu sendiri).

Mekanisme Berkeringat

Kelenjar keringat berada di lapisan dermis dan keringat keluar dari kulit bermuara pada epidermis. Terdiri dari segmen sekresi, segmen transisional, saluran berkelok dan saluran lurus serta bagian akhir lubang pada epidermis. Pada segmen sekresi terdapat akhiran saraf kolinergik bila terangsang oleh peningkatan suhu tubuh maupun faktor-faktor emosi, maka akan dihasilkan asetilkolin yang memacu timbulnya keringat.

Penanganan keringat berlebih pada ketiak dapat diberikan pengobatan secara konservatif baik topikal maupun sistemik, dan operatif. Pengobatan secara topikal diberikan dengan mengoleskan suatu bahan obat pada daerah ketiak. Jenis pengobatan ini banyak digunakan tanpa melalui resep dokter misalnya pemakaian deodoran yang mengandung aluminium klorida.

Namun diperkirakan memiliki efek oklusi pada saluran kelenjar keringat dan mempengaruhi segmen sekresi. Meski dapat mengurangi keringat tetapi bersifat sementara, pemakaian deodoran berefek samping ringan misalnya iritasi, dan biasanya tidak dijumpai efek samping sistemik.

Pengobatan sistemik dilakukan dengan pemberian obat-obatan per oral dan obat-obat penenang untuk menghambat efek asetilkolin pada kelenjar keringat. Tetapi sering dijumpai efek samping dengan masalah melebihi hiperhidrosisnya sendiri. Seperti mulut kering, gangguan penglihatan, glaukoma, hipertermia, hipotensi, dan kejang. Juga perlu diperhatikan efek toksik obat antikolinergik yang biasanya tercapai sebelum timbul efek anhidrosisnya. Sementara obat penenang biasanya tidak berespon meskipun hiperhidrosis dipengaruhi oleh stres emosional.

Pengobatan operatif pada keringat berlebih daerah ketiak dapat dilakukan dengan berbagai macam tindakan. Yakni dengan kuretase subkutan, eksisi parsial dan kuretase terbuka, eksisi luas, simpatektomi, dan penyuntikan toksin botulinum A.

Kuretase subkutan, tindakan operasi mengambil seluruh kelenjar keringat dengan aktivitas maksimum menggunakan alat kuret (Gambar 2-4). Tindakan eksisi parsial dan kuretase terbuka adalah menghilangkan sebagian kulit dengan aktivitas kelenjar keringat maksimum kemudian sisanya dilakukan kuretase. Eksisi luas adalah tindakan operasi mengambil seluruh daerah keringat dengan aktivitas maksimum kemudian dilakukan penutupan kulit.

Sedangkan simpatektomi, suatu tindakan operasi dengan mengambil ganglion simpatik, biasanya dilakukan oleh dokter bedah saraf. Penyuntikan toksin botulinum A dapat dilakukan pada daerah ketiak dengan aktivitas kelenjar keringat maksimum.

Metode-metode operatif ini lebih menguntungkan karena dapat dicapai efek terapi yang permanen atau lebih lama. Efek samping yang timbul pada metode operatif sama seperti metode bedah pada umumnya misalnya perdarahan selama dan/atau sesudah operasi, infeksi, timbunan serum, radang getah bening, ketidaknyamanan pada lengan atas, rasa kebas, dan dapat timbul keloid pada orang yang memiliki bakat keloid.
Keadaan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari konsumsi obat-obatan, alkohol, sampai pada penyakit jantung, pernapasan, saraf, infeksi, gangguan hormonal, dan keganasan. Bila salah satu keadaan tersebut ada pada Saudara, maka hal tersebutlah yang seharusnya diatasi dan keringat berlebih ini hanya merupakan salah satu gejala saja. Bila Saudara tidak mengalami gangguan kesehatan apapun selain keringat berlebih ini, kemungkinan besar saudara mengalami hiperhidrosis idiopatik, yang artinya penyebab terjadinya keringat berlebih pada saudara tidak diketahui.

Mengenai cara mengatasinya, ada beberapa cara yang bisa Saudara coba, yaitu dengan modifikasi gaya hidup, obat-obatan, iontoforesis, atau dengan operasi. Cara lain yang dapat Saudara coba (namun tidak lazim secara medis tapi mungkin dapat membantu) melalui penguasaan emosi (kontrol emosi dan pikiran). Cara yang terakhir ini berdasarkan salah satu mekanisme timbulnya keringat yaitu melalui rangsang emosi. Bila Saudara dapat memberikan suatu sugesti yang cukup kuat bahwa Saudara dalam suasana yang tenang dan tidak perlu berkeringat, mungkin produksi keringat Saudara dapat lebih terkontrol. Sekali lagi saya tekankan bahwa cara ini belum lazim di bidang medis dan belum ada penelitian mengenai hal ini.

Secara medis, cara yang paling ringan dan aman untuk mengatasi masalah keringat berlebih adalah dengan melakukan modifikasi gaya hidup yang meliputi pemilihan pakaian. Tidak dianjurkan untuk mengenakan pakaian ketat, berbahan nylon, polyester, atau wool (kecuali pada suhu dingin), dan juga topi. Selain itu, penggunaan bedak dan produk antiperspirant lainnya seperti deodoran (untuk tubuh dan lipat ketiak). Untuk bagian wajah, mungkin dapat menggunakan bedak bayi (ditaburkan merata dan tipis).

Penggunaan obat baru dianjurkan jika cara pertama tidak berhasil. Obat yang diminum merupakan obat golongan antikolinergik yang dapat mempengaruhi sistem saraf yang akan merangsang produksi keringat. Namun demikian, dosis yang dibutuhkan seringkali menimbulkan efek samping berupa mulut kering, gangguan penglihatan, sulit berkemih dan buang air besar (konstipasi).

Iontoforesis adalah pemberian rangsang listrik pada kulit sehingga mengganggu kerja kelenjar keringat. Keterbatasan metode ini adalah lamanya waktu yang dibutuhkan untuk terapi serta efek samping berupa iritasi kulit, rasa kering, sampai penglupasan kulit.

Injeksi botulinum toxin A (botox®) juga telah dilaporkan mampu mengatasi hiperhidrosis pada daerah ketiak, serta telapak tangan dan kaki. Efek samping yang dapat timbul berupa kelemahan otot sementara. Efektifitas botulinum toxin dapat bertahan selama beberapa bulan dan setelah itu perlu dilakukan injeksi ulangan untuk dapat mempertahankan efek terapi.

Metode operatif memiliki angka keberhasilan yang tinggi namun tidak lazim dilakukan (kecuali pada keadaan yang sangat parah) karena juga memiliki angka kekambuhan yang tinggi.

Mengapa dengan Pembedahan?

Gangguan berkeringat berlebih pada daerah ketiak metode pengobatan apa yang paling baik? Bila seseorang menginginkan bebas dari hiperhidrosis aksilaris secara permanen/lebih lama maka pengobatan operatif dapat dipertimbangkan untuk dilakukan. Bila juga menghendaki rambut ketiak dikurangi/dihilangkan dapat dipertimbangkan dengan cara eksisi parsial dan kuretase terbuka atau eksisi luas. Terapi topikal dapat dilakukan tetapi efek terapi hanya sementara dan harus dilakukan terapi secara berulang.

Metode kuretase subkutan, eksisi parsial dan kuretase terbuka, eksisi luas, dan penyuntikan toksin botulinum A merupakan tindakan operasi kecil dengan menggunakan bius lokal dan dapat dilakukan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin.
Untuk konsultasi lebih lanjut dan lebih spesifik pada masalah yang ada pada Saudara, dapat menemui dokter kulit (dermatologis).

8 Comments »

  1. oke, mungkin cukup telat bagi saya untuk merespon artikel diatas. Sebenarnya saya juga cukup tertekan dengan keadaan diatas yang lama menimpa dan menghantui saya.
    Namun baru saja saya mendapatkan informasi tentang DRICLOR yang “katanya” bisa mengurangi hiperhirosis. Apakah aman bagi kita, juga memangnya ada dijual di Indonesia…???

    Comment by Babangadi — April 7, 2008 @ 9:57 am

  2. aku mempunyai masalah keringat yg sangat berlebih di daerah ketiak dan juga kadang menimbulkan bau tak sedap. saya sudah pernah di operasi oleh dr bedah plastik dengan cara suction. tetapi ternyata tidak berhasil dan kuantitas keringat sama sekali tidak berkurang. sebenarnya saya kecewa sekali. kira2 bisakah saya mendapatkan referensi dokter yang bisa mengatasi masalahku ini? karena terus terang saya jadi sangat tidak percaya diri dan selalu menghindari memakai baju yang berwarna. Mohon infonya.

    Comment by Vio — July 31, 2008 @ 7:09 pm

  3. saya juga memiliki masalah dengan keringat berlebih di daerah ketiak..apalagi saya seorang perempuan,sehingga saya merasa sangat minder.
    saat saya berobat ke dokter, saya hanya di beri krim dan obat.
    namun itu sifatnya sementara.
    saya tertarik dengan dengan operasi pembedahan tersebut, bisakah saya memperoleh informasinya lebih lanjut, mengenai biaya dan dokter referensinya. mohon infonya dan terimakasih.

    Comment by oik — August 22, 2008 @ 8:09 am

  4. saya tak biza mlakukan berbgai aktifitas yg berat2,karna
    tubuhku tak biza mengimbangi aktifitas yg bnyak,,,,saya jga terkadang iri dgn orang lain & kluarga saya yg biaza2 saja dan tak mngalmi hal serupa sperti saya,,,ketika saya berjalan dgn jarak 1-2m tubuh saya langsung berkeringat!!!memang keringat itu sehat tp kalo berlebih saya jga bingung, aneh dan merasa tak percaya dri!!!!saya akan coba dwechh tips2’a!!!!!
    thanx……..merci beacoup!!!!

    Comment by ruphi — September 15, 2008 @ 1:43 pm

  5. dok sy memepunyai mslah keringat berlebih yg amat sangat mengganggu kehidupan sy terutama sosial krn membuat sy tidak pd dlm bergaul.Keringat yg kluar plg byk yaitu di bag wjah dan punggung trus jg sy kl berjlan atau lari ringan beberapa meter nafas ngos-ngosan sesak, kira2 dngn gjala2 datas apa sy trkna hiperhidrosis atau apa ?tlg cpt dbls ke email sy pless terimakasih byk

    Comment by ari — October 10, 2008 @ 6:47 pm

  6. Aku orgx gampang banget berkeringat,selain pengobatan medis ada gak ya yg ilmiah?

    Comment by LINDA — November 17, 2008 @ 1:26 pm

  7. Dok sy jg sma seperti yg lainnya mempunyai masalah keringat yg berlebih khususnya didaerah wajah dan punggung. apabila bekerja sedekit saja lgsg berkeringat, dan ini membuat sy sgt tersiksa dok disamping jg sy alergi srg gatal22 jd klu sdh berkeringat bgtu mk lgsg gatal dok gmn mengatasinya dok, paka ada bedak khusus mengatasi gtl2 krn alergi n jerawa. mhn jwbnx di emailsy dok makasih sebelumnya

    Comment by aikha — November 19, 2008 @ 7:58 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: